Marketing Mindset Training

Nalar
TOMOBO

Biar lo gak cuma ngejalanin campaign —
tapi beneran ngerti kenapa dan harus ngapain.

🎯 Goal: Tim lo pede suggest strategi, client spending naik
01
Kenapa ini penting

Satu ukuran client lo growing:
budget-nya naik.

Agency exist buat bantu client grow brand mereka. Dan tanda paling nyata dari growth itu bukan follower naik atau engagement oke — tapi berapa besar mereka mau investasi marketing secara 360.

Tugas kita? Suggest aktivitas marketing yang tepat — bukan nunggu client minta. Dan buat bisa suggest dengan pede, kita harus tau dulu kondisi funnel-nya ada di mana.

💡

Kalau lo gak bisa baca kondisi funnel client, lo cuma bisa jual apa yang lo tau — bukan apa yang client butuh. Dan itu yang bikin spending-nya mandek.

Fondasi Core

TOMOBO bukan pilihan.
Ini satu sistem.

ToFu → MoFu → BoFu — tiga lapisan yang saling bergantung

Top of Funnel

ToFu

Bangun awareness. Bikin orang kenal brand. Ini tentang reach, impresi, dan crowd yang sebesar mungkin.

Middle of Funnel

MoFu

Bangun pertimbangan. Orang udah tau brand, sekarang kita edukasi, nurture, bikin mereka makin tertarik.

Bottom of Funnel

BoFu

Dorong konversi. Orang udah siap beli — kita tinggal kasih dorongan akhir. Promo, retargeting, CTA kuat.

Pola yang harus lo hafal: BoFu kecil → ToFu & MoFu kurang. ToFu & MoFu gede tapi konversi kecil → ada yang broken di BoFu. Ketiganya harus jalan bareng — kalau satu bocor, yang lain juga terasa.

Diagnosis Framework

Gimana cara baca kondisi funnel?

Ini sinyal yang harus lo pantau di tiap layer

ToFu — Awareness

Masalah kalau…

  • Reach & impresi turun drastis
  • Traffic baru ke website seret
  • Spend ads susah keluar (CPM naik)
  • Follower growth mandek
  • Affiliate reach impressi kecil
MoFu — Consideration

Masalah kalau…

  • Traffic ada tapi bounce rate tinggi
  • Engagement rendah (scroll doang)
  • Waktu di halaman produk singkat
  • Add to Cart (ATC) rendah
  • Affiliate gak ada interaksi/klik
BoFu — Conversion

Masalah kalau…

  • ATC tinggi tapi checkout drop
  • ROAS turun padahal traffic oke
  • Konversi di bawah benchmark
  • Cart abandonment tinggi
  • Affiliate brief terlalu konversi tapi reach kecil
20% RULE Kalau ada metrik yang turun lebih dari 20% dari bulan sebelumnya — itu sinyal ada yang broken di layer itu. Ini titik mulai diagnosis, bukan panik.
Perspective

Tim Advertiser 📊

Cara baca TOMOBO dari sudut pandang paid ads & campaign performance

ToFu Signal

Spending susah keluar

CPM naik, reach terbatas, atau budget under-delivery. Ini tanda audience pool-nya terlalu kecil atau kreatifnya gak connect.

→ Suggest: Expand audience, creative refresh, awareness campaign baru
MoFu Signal

CTR oke tapi landing drop

Orang klik tapi gak lanjut. Bisa karena landing page lemah, mismatch ekspektasi, atau konten kurang meyakinkan.

→ Suggest: Retargeting consideration, video edukasi, review ads
BoFu Signal

ATC ada tapi checkout drop

Purchase intent ada tapi gak closing. Bisa karena ongkir, proses checkout, atau kurang urgency.

→ Suggest: Promo timed, cart retargeting, dynamic ads konversi

Pola yang paling sering salah

Langsung gas BoFu padahal ToFu-nya kosong. Retargeting tanpa pool yang cukup = mahal, capek, gak scale. Pertanyaan pertama sebelum bikin campaign: pool-nya dari mana?

Perspective

Tim Affiliate 🤝

Cara baca TOMOBO dari sudut pandang campaign & pemilihan affiliator

ToFu Signal

Reach & impresi seret

View rendah, jangkauan sempit. Kemungkinan brief terlalu salesy atau affiliator yang dipilih audiencenya terlalu niche.

→ Suggest: Pilih kreator reach lebar, brief storytelling > hard sell
MoFu Signal

Engagement rendah, gak ada diskusi

Konten dilihat tapi gak ada interaksi. Audiensnya gak connect atau kontennya gak trigger rasa penasaran.

→ Suggest: Brief edukasi, comparison, storytelling pengalaman pakai produk
BoFu Signal

Campaign gak konversi

Klik & reach ada tapi penjualan nol. Kemungkinan brief terlalu ToFu tanpa CTA, atau salah pilih affiliator untuk tujuan konversi.

→ Suggest: Affiliator dengan purchase intent audience, brief promo/CTA kuat

Key insight buat affiliate

Brief yang salah = hasil yang salah, bukan affiliatornya yang salah. Sebelum blame affiliator, tanya dulu: brief-nya dirancang buat ToFu, MoFu, atau BoFu? Itu yang nentuin metrik mana yang harus lo ukur.

Perspective

Tim Business Dev 💼

Cara baca TOMOBO buat insight aktivasi & saran strategi ke client

ToFu Signal

Brand masih asing di pasaran

Client susah dapet traffic baru, campaign organik reach-nya mini. Brand belum punya "conversation" di market.

→ Propose: Brand activation, PR digital, event, kolaborasi brand lain
MoFu Signal

Orang tau tapi gak yakin beli

Banyak yang nanya tapi gak closing. Ada gap kepercayaan atau edukasi produk yang kurang.

→ Propose: Konten edukasi masif, testimonial campaign, sampling/trial program
BoFu Signal

Traffic & awareness oke tapi sales flat

Semua awareness-nya ada tapi ujungnya gak closing. Ada barrier di tahap akhir pembelian.

→ Propose: Activation promo, offline event dengan CTA, partnership marketplace

Role unik Bizdev

Lo adalah yang paling tahu big picture-nya client. Bizdev punya akses ke data whole funnel. Manfaatin itu buat kasih rekomendasi aktivitas yang nyambung dari ToFu sampe BoFu — bukan cuma satu layer doang.

Studi Kasus

TOMOBO di kehidupan nyata

Analoginya dari brand yang lo kenal

🧴
Somethinc — Era awal launch
Masalah: Brand baru, awareness nol
TOFU

Guyur konten edukasi skincare lewat KOL masif, viral TikTok tentang kandungan produk. Bikin orang kenal dulu sebelum jual.

MOFU

Review jujur dari skincare enthusiast, before-after content, community building di Instagram — bangun kepercayaan.

BOFU

Flash sale, bundle promo, kolaborasi marketplace dengan voucher — baru kasih dorongan beli setelah awareness & trust kebangun.

Kalau Somethinc langsung geber promo dari hari pertama tanpa bangun awareness, siapa yang mau beli brand yang belum dikenal?
🍗
Geprek Bensu — Saat sales drop
Masalah: Hype awal habis, traffic turun
TOFU

Awareness sudah ada, tapi "conversation" tentang brand mulai turun. Perlu fresh content dan momen viral baru untuk refresh presence.

MOFU

Orang udah tau, tapi udah bosen. Butuh angle baru — menu baru, collab unik, konten behind the scenes yang bikin orang balik tertarik.

BOFU

Promo sendirian tanpa refresh ToFu & MoFu = capek sendiri. Retargeting ke siapa kalau fresh audience-nya gak ada?

Ini contoh klasik BoFu-first thinking. Promo terus tapi gak bangun awareness baru = spending naik, return turun.
Eksekusi

Gimana cara propose dengan pede?

Lo gak butuh data sempurna — lo butuh data yang cukup buat ngomong

STEP 1

Baca sinyalnya dulu

Sebelum propose apapun, cek kondisi funnel dari data yang ada. Metrik mana yang turun? Layer mana yang paling butuh perhatian?

Traffic ↓ + ATC ↓ = ToFu lemah
Traffic ↑ + ATC ↓ = MoFu lemah
ATC ↑ + Konversi ↓ = BoFu lemah
STEP 2

Frame proposalnya dari data

Jangan bilang "menurut gw client butuh ToFu" — tapi bilang "traffic baru turun 25% bulan ini, ini sinyal awareness perlu didorong."

"Data menunjukkan X,
artinya Y layer perlu dioptimalkan,
makanya gw suggest Z."
STEP 3

Propose solusi, bukan masalah

Client bayar kita buat solusi. Dateng dengan diagnosis + rekomendasi konkret — bukan cuma laporan kondisi yang bikin mereka bingung.

"Gw suggest tambah budget
untuk [aktivitas] karena [data],
target outcomenya [metrik]."
STEP 4

Gak harus tunggu meeting bulanan

Kalau lo nemu sinyal broken di tengah bulan, langsung angkat. Proaktif = kredibel. Diam = client nyari agency lain yang lebih tanggap.

Sinyal turun 20%? → Flag sekarang
Jangan tunggu review bulanan
untuk kasih rekomendasi.
🧠

Kenapa tim sering gak pede propose? Bukan karena gak tau — tapi karena gak tau data mana yang harus dibawa. Empat langkah di atas adalah jawaban minimalnya.

Cheat Sheet

Daily Framework

Bawa tabel & ceklis ini di keseharian kerja lo.

TimSinyal yang lo pantauDiagnosisnyaAction yang bisa lo suggest
ADS Spend susah keluar, CPM naik ToFu lemah — audience pool kecil Expand audience, refresh creative, awareness campaign
ADS CTR oke tapi landing jelek MoFu lemah — mismatch ekspektasi Retargeting consideration, video edukasi, UGC ads
ADS ATC ada tapi checkout drop BoFu lemah — barrier konversi Promo timed, cart retargeting, dynamic product ads
AFF Reach & impresi kecil ToFu kurang — brief terlalu salesy Pilih kreator reach lebar, brief storytelling
AFF View ada tapi gak ada engagement MoFu lemah — konten gak trigger diskusi Brief edukasi, comparison, pengalaman personal pakai produk
AFF Campaign gak konversi BoFu salah eksekusi — brief atau affiliator mismatch Affiliator purchase intent audience, brief dengan promo & CTA
BIZ Traffic baru seret, brand awareness kecil ToFu kurang — brand belum punya suara di market Brand activation, PR digital, event, kolaborasi
BIZ Banyak yang kenal tapi gak beli MoFu lemah — trust gap atau kurang edukasi Konten edukasi masif, testimonial program, sampling
BIZ Awareness oke tapi sales flat BoFu ada hambatan — barrier di akhir purchase journey Activation promo, offline event, partnership marketplace

📊 Ads — Cek harian

🤝 Affiliate — Cek per campaign

💼 BizDev — Cek per review

Baca Client Lo

Stage brand client dari omzetnya

Tiap stage butuh prioritas TOMOBO yang beda — jangan satu resep buat semua

Stage 1
Early Brand
< Rp 100jt / bln
Prioritas TOMOBO
ToFu ●●● MoFu ●

Brand baru, belum dikenal. Hampir semua energi harus ke awareness dulu. Jangan dipaksa konversi — orang belum kenal siapa lo.

Stage 2
Growing Brand
Rp 100jt - 500jt
Prioritas TOMOBO
ToFu ●● MoFu ●●

Mulai ada awareness, tapi belum cukup trust. Saatnya gas ToFu sambil mulai bangun edukasi & nurturing. Ini avg client kita.

Stage 3
Scaling Brand
Rp 500jt - 2M
Prioritas TOMOBO
ToFu ●● MoFu ●● BoFu ●●

Funnel mulai penuh, saatnya balance ketiganya. Mulai butuh branding yang lebih kuat dan optimasi konversi yang lebih serius.

Stage 4
Established
> Rp 2M / bln
Prioritas TOMOBO
ToFu ●●● MoFu ●●● BoFu ●●●

Full funnel, investasi branding premium, retention program. Spending besar tapi harus efisien & terukur di semua layer.

💡

Client lo di Stage 2 bukan berarti cukup ToFu + MoFu doang — tapi berarti alokasi budget-nya harus dominan ke sana. Kalau lo push BoFu di stage ini tanpa pondasi yang kuat, hasilnya bakal mahal dan gak scale.

TikTok Shop Lens

Stage seller di TikTok Shop

Classified berdasarkan Daily GMV — tiap stage punya goal & taktik yang beda

S1 (New Shop)

GMV < 8jt/hari

Take Rate: Benchmark +50%

Metric Goals
  • Product GMV Max
  • Video Creative quantity
ToFu masif (bangun nol)
S2 (Growing Shop)

GMV 8jt - 96jt

Take Rate: At Benchmark

Metric Goals
  • Product & Live GMV Max
  • TTMS Lite (≥ Rp 48jt/bln)
  • Consideration Ads
ToFu + MoFu (consideration)
S3 (Mature Shop)

GMV 96jt - 290jt

Take Rate: Benchmark -20%

Metric Goals
  • TTMS Standard
  • Consideration Ads
  • Branding Ads min 10%
Full funnel (branding wajib)
S4 (Thriving Shop)

GMV > 290jt/hari

Take Rate: Benchmark -30%

Metric Goals
  • Branding Ads min 10%
  • Premium Reach Ads
  • TikTok Measurement
Premium branding + full funnel

📌 Source: TikTok Shop Seller Playbook for Agency — semakin tinggi stage, semakin wajib investasi branding (ToFu/MoFu). Ini validasi bahwa push BoFu doang itu mindset seller kecil.

Audience Asset

Semua audience lo itu aset

Bukan cuma yang udah beli — yang kenal aja udah valuable. Ini cara TikTok ngeliat consumer journey.

Total Audience Asset lo = semua orang yang pernah berinteraksi dengan brand di semua layer
Upper Funnel → ToFu
👁️

I KNOW

Orang yang pernah reach atau lihat brand lo — via ads, organic, atau live streaming.

View konten
Traffic profil/toko
Mid Funnel → MoFu
🤍

I LOVE

Sudah exposed berkali-kali, mulai engaged — interaksi, search brand, nonton lama.

6s+ view
Share / comment
ATC & Search
Lower Funnel → BoFu
🛒

I BUY

Sudah convert — purchase, download, registrasi. Ini ujung funnel yang semua orang kejar.

Purchase
Re-purchase
I KNOW = ToFu
Bangun pool audience

Kalau I KNOW sedikit, lo gak punya bahan buat diretarget. BoFu lo bakal kering sendiri.

I LOVE = MoFu
Nurture & bangun intent

Orang yang "I KNOW" tapi gak jadi "I LOVE" → ada gap di konten atau frekuensi exposure.

I BUY = BoFu
Konversi yang udah siap

BoFu cuma bisa scale kalau I KNOW & I LOVE-nya besar. Gak ada shortcut di sini.

Mindset Terakhir

Read.
Think.
Propose.

Pede itu bukan soal tau segalanya — tapi soal tau data mana yang harus dibaca, dan berani ngomong apa artinya ke client.

Baca sinyal funnel
Diagnosis per layer
Propose dengan data
Bantu client spending naik